Beranda
Ada Apa dengan Kades Candiharjo? Bungkam Seribu Bahasa Saat PT MALtex Di dumas Ormas PROGIB Terkait Izin dan CSR
MOJOKERTO – Sikap masa bodoh yang dipertontonkan Kepala Desa Candiharjo, Kecamatan Ngoro, menuai kecaman pedas. Di tengah perjuangan Organisasi Masyarakat (Ormas) Pro Garda Indonesia Bersatu (PROGIB) dalam mengawal hak masyarakat, sang kepala desa justru terkesan "tutup mata" dan "tutup telinga" terhadap Aduan Masyarakat (Dumas) yang dilayangkan kepada PT Multi Anugerah Lestari Texindo (MALtex).
Rakyat Menjerit, Pejabat Desa Terkesan Tak Peduli
Somasi yang dilayangkan PROGIB bukan tanpa alasan kuat. Selama ini, masyarakat Desa Candiharjo diduga hanya menjadi penonton di rumah sendiri, menghirup debu industri tanpa pernah merasakan manfaat nyata dari Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan tekstil tersebut. Ironisnya, kepala desa yang seharusnya menjadi garda terdepan membela rakyat, justru menunjukkan sikap apatis meski surat tembusan sudah mendarat di mejanya.
Dugaan Perusahaan "Ilegal" di Jantung Desa?
Lebih mengejutkan lagi, PT MALtex diduga kuat telah mengangkangi aturan hukum dengan beroperasi tanpa dokumen perizinan yang lengkap. Berdasarkan data yang dihimpun, perusahaan ini diduga belum mengantongi:
1. Sertifikat Laik Fungsi (SLF) – Menyangkut keamanan bangunan.
2. Rincian Teknis (Rintek) Limbah B3 – Mengancam kelestarian lingkungan desa.
3. Surat Izin Pengambilan Air Tanah (SIPA) – Diduga menyedot sumber daya alam tanpa izin resmi.
4. Serta sederet izin operasional lainnya yang hingga kini masih gelap legalitasnya.
Aroma Pembiaran atau Ketidakmampuan?
Diamnya Kepala Desa Candiharjo memicu spekulasi liar di tengah masyarakat. Muncul pertanyaan besar: Apakah ada kekuatan besar di balik PT MALtex sehingga pihak desa tak berkutik, ataukah ini bentuk ketidakmampuan pimpinan desa dalam melindungi wilayahnya dari eksploitasi industri "nakal"?
"Sangat memprihatinkan. Bagaimana mungkin seorang kepala desa diam seribu bahasa saat wilayahnya diduga dicemari dan hak warganya dirampas oleh perusahaan yang izinnya saja masih remang-remang?" tegas salah satu aktivis PROGIB dengan nada geram.
Tuntutan Transparansi
Hingga saat ini, belum ada satu patah kata pun keluar dari mulut Kepala Desa Candiharjo. Masyarakat tidak butuh pemimpin yang hanya diam di balik meja. Warga menuntut keberanian pihak desa dan dinas terkait untuk segera melakukan inspeksi mendadak (Sidak) dan menindak tegas PT MALtex jika terbukti melanggar aturan. Jangan sampai "diamnya" pejabat menjadi lampu hijau bagi perusahaan untuk terus menindas hak-hak masyarakat kecil. (tim)
